Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2020

5 masalah pada printer epson


5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson

Memiliki sebuah printer canggih dan berkualitas terkadang memiliki masalahnya tersendiri. Mulai dari hal yang sepele seperti tidak hidupnya lampu indikator yang ada pada printer, sampai tidak merespons sinyal cetak dari komputer. Bahkan ada juga masalah paling besar yaitu kerusakan sistem yang ada pada printer tersebut sehingga kamu tidak bisa menggunakannya lagi. Tentu hal-hal yang seperti ini yang harus kamu waspadai, karena jika tidak diatasi dengan cara yang sesuai tentunya akan mendatangkan kerugian.
Inilah beberapa cara untuk mengatasi 5 masalah umum yang sering muncul pada printer Epson.
1. Macetnya tinta memperlambat kinerja anda saat mencetak
5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Macetnya tinta memperlambat kinerja anda saat mencetak (Sumber: enimex)

Ingin menyelesaikan pekerjaan yang memiliki deadline ‘mepet’ tentunya membuat kamu tergesa-gesa untuk segera menyelesaikannya. Namun apabila yang terjadi di saat kita ingin mencetak, tinta yang ada dalam printer malah tidak keluar. Biasanya karena tinta yang ada malah macet sehingga hasil cetakan yang keluar jadi terlihat buram bahkan hanya menghasilkan selembar kertas kosong
Cara mengatasinya dimulai dengan memperhatikan semua tinta yang ada pada cartridge. Apakah kamu sudah mengisinya atau dalam keadaan kosong. Kamu juga bisa melihatnya di software driver Epson sendiri untuk memastikannya apakah tinta sesuai dengan indikator yang diberikan atau tidak.
Selain itu, coba perhatikan head printer tersebut. Kemungkinan tersumbat yang membuat tinta tidak keluar atau memang head printer tersebut sudah dalam keadaan tidak layak untuk digunakan. Apabila demikian, terpaksa kamu harus menggantinya.

2. Penarikan kertas yang berlebihan
5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Penarikan kertas yang berlebihan (Sumber: neons)

Pada saat kamu mencetak, printer pada umumnya menarik kertas satu per satu. Namun ada suatu kondisi di saat printer kamu menarik kertas lebih dari satu dan membuat hasil cetakan menjadi tidak sesuai. Masalah ini ada pada roller penarik kertas yang mungkin memang sudah rusak atau aus. Sangat disarankan kepada kamu, segera menggantinya ke roller penarik yang baru. Setelah itu, kamu sudah bisa melanjutkan pekerjaan yang tadinya belum selesai.
Kamu juga bisa memperbaikinya dengan mengatur lipatannya menjadi lebih rapat pada roller tersebut. Tetapi ingat, dibutuhkan kejelian dan perlengkapan yang memadai untuk melakukannya.

3. Mendeteksi tinta kosong yang ternyata masih penuh
5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Mendeteksi tinta kosong yang ternyata masih penuh (Sumber: Epson)

Terkadang di saat kamu ingin menggunakan printer, yang ada malah keluar notifikasi bahwa tinta tidak ada atau kosong. Setelah kamu mengeceknya, ternyata cairan tinta yang ada di dalam cartridge masih banyak dan cukup untuk mengeksekusi perintah yang sudah dikirimkan. Bagaimana cara mengatasinya?
Cara mengatasi masalah ini adalah dengan me-reset atau restart kembali sistem yang ada pada printer Epson tersebut. Reset berfungsi untuk mengembalikan sistem ke pengaturan semula dengan indikator bahwa tinta kembali penuh.
Kamu bisa melakukannya secara manual yaitu dengan mematikan dan menghidupkannya kembali. Tunggu hingga selesai restart selesai, lalu tekan tombol tinta selama 5 detik. Lepas dan tekan lagi, lalu tahan selama 3 detik.

4. Lampu indikator yang membuat printer mogok
5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Lampu indikator yang membuat printer mogok (Sumber: YouTube)

Permasalahan ini timbul karena adanya kerusakan pada komponen printer dengan gejala dimana printer melakukan blinking (kedipan) pada lampu indikator tanpa sebab. Biasanya karena adanya peringatan bahwa kamu harus me-reset kembali printer Epson kamu. Perhatikan juga lampu indikator yang berkedip ini bisa terjadi karena printer mendeteksi tidak adanya tinta di dalam cartridge, kamu bisa melakukan reset. Namun bila masalah belum teratasi masih terjadi, kamu bisa menggunakan tool resetter khusus dari Epson.

5. Notifikasi penyerap tinta penuh
5 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Muncul di Printer Epson
Notifikasi penyerap tinta penuh (Sumber: abdulghofurkreasi)

Pada umumnya, setiap printer memiliki sebuah wadah untuk menampung pembuangan tinta, yang biasanya terbuat dari spon berdaya serap tinggi.Terkadang dalam jangka waktu yang masih pendek atau kamu belum banyak menggunakan printer masalah ini membuat kamu berpikir bahwa penampung tersebut penuh dan harus mengganti baru.Padahal tidak demikian.
Padahal ini adalah sebuah gangguan yang biasanya muncul karena printer tidak mendeteksi, penuh atau tidaknya Waste Ink secara langsung. Printer hanya mendasarkan perhitungan berdasarkan pengaturan bawaan, bukannya kondisi nyata. Kamu dapat mengatasinya dengan bantuan Tool Resetter printer Epson.


Kamis, 12 Maret 2020

Cara merakit PC


Cara Merakit Komputer (PC)

Dalam tutorial kali ini selain mendapat ilmu cara merakit komputer (PC) juga akan memberi kepuasan sendiri apabila nanti anda berhasil membuatnya. Memang kegiatan merakit komputer (PC) sangat mengasikkan, apalagi bila ingin meng-upgrade bagian komponen-komponen komputer (PC), anda dapat menentukan spesifikasi komputer (PC) anda sendiri. Untuk itu yuk kita langsung saja lihat cara merakit komputer (PC) beserta gambarnya.

Persiapan Sebelum Memulai Cara Merakit Komputer (PC)
Ada beberapa komponen/perlengkapan yang harus anda siapkan sebelum memulai cara merakit komputer (PC) diantaranya :
Untuk Alat Kerja
1.     Obeng
2.     Skrup
3.     Baud
Untuk Komponen Komputer (PC)
Sebelum mempersiapkan komponen-komponen komputer (PC) sebaiknya anda memperhatikan kompabilitas/kesesuaian setiap komponen degan motherboardnya karena tidak semua jenis komponen cocok dengan motherboarnya contoh: processor socket AM3 harus disesuaikan dengan socket AM3 juga tidak bisa dipasangkan pd socket AM2,
RAM DDR3 slot pada motherboard harus DDR3, socket hardisk/dvd rom menggunakan serial ATA atau SATA, yang lebih penting pemilihan WATT power supply harus sesuai dngan kebutuhan tidak boleh kurang karena akan merusak seluruh komponen. Berikut beberapa komponen yang harus dipersiapkan:
1.     Motherboard
2.     Processor
3.     Heatsink & Kipas
4.     RAM
5.     VGA CARD (kalau perlu)
6.     Casing
7.     Power Supply
8.     Hardisk
9.     DVD/CDROM
10.  Keyboard & mouse
11.  Monitor
12.  Speaker
Untuk Software
1.     CD Sistem Operasi seperti windows 7, windows 8 atau lainnya.
2.     CD driver motherboard (VGA, Sound card, LAN,dll).
3.     Program aplikasi.

Langkah-langkah Cara Merakit Komputer (PC)
1. Cara Memasang Processor ke Motherboard
·  Pertama buka atau tarik ke atas tuas pengunci socket prosesor pada motherboard.
·   Sebelum meletakkan procesor ke socket, lihat tanda titik/segitiga di sudut prosesor lalu cocokan tanda yang sama di socket motherboard, jika sudah terpasang dengan baik kunci kembali soket procesor tersebut.
·    Lapisi atau oleskan pasta di bagias atas prosesor yang akan di pasang heatsink. Pasta berfungsi sebagai penyalur panas dari processor ke heatsink.
·   Selanjutnya pasang Heatsink di atas prosesor,kunci Heatsink sehingga tidak goyang atau tampak mau lepas.
·       Terakhir colokokan konektor power kipas Heatsink ke motherboard. Dan pastikan kembali bahwa Heatsink & Procesor sudah terpasang baik.
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang processor

memeasang heatsink

2. Cara Memasang RAM / Memori ke Motherboard
·       Lihat dan buka tuas penguncinya.
·       Lalu sesuaikan posisi lekukan pada RAM dengan lekukan pada slot RAM pada motherboard.
·       Kalau sudah pas lalu tekan di setiap ujung RAM hingga tuas pengunci RAM / memori kembali mengunci biasanya di tandai dengan bunyi “klik”.
·       Pastikan Memory RAM sudah terpasang baik & benar.
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang RAM

3. Cara Memasang Power Supply Unit (PSU) Pada Casing
Untuk power supply jika anda membeli casing biasanya sudah terpasang power supply, jika belum berikut cara pemasangnya :
·           Pasangkan PSU di atas pojok atau biasanya ada juga yang di taruh dibawah tergantung model dari casing sendiri.
·           Sesuaikan lubang sekrup pada PSU dengan lubang sekrup casing
·           Kunci PSU menggunakan sekrup yang ada menggunakan obeng (+).
·           Pastikan PSU sudah terpasang benar & tidak goyang.
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang PSU

4. Cara Memasang Harddisk Dan CD Atau DVR-RW
·       Letakkan casing dalam keadaan berdiri, pasang Harddisk pada casing dan kunci dengan baut menggunakan obeng plus.
·       Pasang CD atau DVR-RW di bagian atas dari depan casing dan kunci dngan sekrup agar tidak gerak.
·       Selanjutnya pasang masing-masing kabel pada Harddisk dan CD/DVD RW.
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang hardisk dan drive
Catatan :
Untuk pemasangan kabel pastikan jenis port serial dari Hardisk & CD/DVD RW apakah menggunakan jenis ATA atau SATA. Untuk Kabel power diambil dari PSU sedangkan untuk data dipasangkan dari motherbord.

5. Cara Memasang Motherboard ke Casing
·  Lihat lubang sekrup yang ada pada casing dan lubang sekrup pada motherbord.
·       Letakan motherbord ke dalam casing dengan mencocokan lubang sekrup yang ada pada motherbord dan casing.
·       Kunci dengan sekrup yang ada menggunakan obeng (+).
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang motherboard

6. Cara Memasang Kabel-kabel Komputer
Setelah semua komponen komponen terpasang, langkah selanjutnya adalah merakit kabel-kabel komputer, baik kabel I/O, kabel hardisk, kabel CD ROM, Kabel power CPU dll. Anda cukup memperhatikan gambar berikut ini untuk panduan Anda memasang kabel-kabel untuk merakit komputer anda.
Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan langkah yang satu ini, karena ini merupakan salah satu yang paling central dalam merakit komputer, jika kabel yang Anda hubungkan ternyata salah maka akan berakibat fatal. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir berlebihan, setiap kabel sudah disetting sedemikian rupa agar berbeda dengan yang lain, jadi Anda tinggal mencocokkan saja dengan colokannya. Berikut adalah beberapa gambar untuk merakit kabel-kabel komputer.
cara memasang kabel komputer

7. Cara Memasang Vga Card
Untuk langkah ini hanya optional saja, bila tidak memasang device ini juga tidak apa-apa karena dalam motherboard sendiri sudah memiliki vga internal. Berikut cara memasang vga motherborad:
·       Perhatikan slot untuk memasang vga lalu buka penguncinya.
·       Pasangkan vga dengan baik dan benar.
·       Setelah terpasang kuncikan vga dengan kunci yang ada di slot vga.
Perhatikan gambar dibawah ini
memasang VGA

8. Tahap Terakhir Dalam Cara Merakit Komputer
Kalau semua langkah-langkah merakit komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard & konektor mouse ke port mouse.

9. Pemeriksaan Hasil Dalam Merakitan Komputer (PC)
Setelah merakit komputer selesai, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
·       Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
·       Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yg sudah dipasang pada komputr.
·       Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
·       Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yg disesuaikan dngan settingan boot sequence pada Bios.

10. Solusi Bila Terjadi Masalah Dari Hasil Merakit Komputer
·  Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
·  Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
·       Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum keslotnya.
·       Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.

Itulah langkah langkah cara merakit komputer (PC) sendiri yg dapat anda praktekan. Apabila anda sudah berhasil merakit komputer sendiri maka langkah berikutnya adalah menginstal sistem operasi seperti install ulang windows 7, agar komputer (PC) dapat digunakan.

Untuk lebih jelas bisa lihat videonya...



Bagian-bagian Motherboard


BAGIAN BAGIAN MOTHERBOARD KOMPUTER
Bagian Bagian Motherboard Komputer yang harus kamu tau jika ingin membuat komputer rakitan atau mengupgrade komputer, diantaranya slot/soket processor, RAM, VGA/AGP,PCI, konektor SATA yg seri jadulnya konektor ATA, BIOS, input output port, konektor power.
Agar mengetahui bagian bagian motherboard komputer tersebut yuk kita bahas satu per satu, berikut penjelasanya :
bagian bagian motherboard
( keterangan: untuk urutan no lihat gambar diatas )

1. Soket Processor
Tempat / dudukan untuk menyimpan processor, penting untuk diperhatikan dalam pemasangan processor harus hati-hati agar pin tidak ada yang bengkok apalagi sampai patah (terdapat ratusan pin dalam satu processor), setelah dirasa sudah masuk / pas tarik tuas kecil di sebelahnya memiliki fungsi sebagai pengunci.
Tips memasang processor : lihat pada setiap ujung prosesor biasanya terdapat satu tanda seperti tanda panah, cocokan tanda tersebut dengan tanda yang ada di motherboard.

2. 4 / 8 pin power Processor
Bagian motherboard ni berfungsi menyalurkan daya pada prosesor, penggunaan 4 / 8 pin tergantung dari jenis motherboardnya sendiri dan daya yang dibutuhkan prosesor (TDP). 4 pin = 95 watt dan 8 pin = 125 watt.

3. CPU Fan Connection ( kipas headsing processor )
Port satu ini berperan menghidupkan kipas pendingin processor (hsf).

4. Slot RAM
Bagian motherboard untuk meletakan RAM. Terdapat beberapa jenis slot RAM diantaranya SD RAM, DDR, DDR2 , slot DDR3 dan kapasitasnya pun berbeda-beda ada 8gb, 16gb, 32gb tergantung dari mobo itu sendiri.

5. Antarmuka IDE Primer dan Sekunder
Disebut juga sebagai konektor IDE atau konektor PATA. IDE adalah kependekan dari Integrated Device Electronics, yang mendukung perangkat IDE, seperti Hard disk dan CD / DVD drive. Perlu diketahui ini adalah model jadul dengan ciri-ciri kabel data nya berbentuk lebar serta tipis.

6. 24 Pin Power connector
Berfungsi sebagi port untuk menyalurkan listrik dari power supply ke seluruh bagian motherboard.
7. Konektor SATA
Disebut sebagai konektor Serial ATA. SATA kependekan dari Serial Advanced Technology Attachment. Fungsinya sama dengan konektor IDE yaitu sebagai port data dari hardisk dan dvd drive. Ini merupakan model konektor terbaru dengan ciri-ciri kabel datanya lebih kecil serta ramping.

8. Sistem Panel Connector
Pada bagian Connector – connector ini akan disambungkan pada tombol-tombol pada casing seperti tombol power, restart, lampu power serta lampu hardisk.

9. Serial Port connection
Tampat atau dudukan pin untuk port usb pada casing (kabel port usb yang berada satu paket didalam casing).

10. Slot PCI Express
Biasanya digunakan sebagai penambah port usb atau komponen tambahan lainnya.

11. Slot PCI
Slot ini merupakan slot tambahan atau external pada komputer. Bila komputer anda ingin di upgrade atau ditambahkan fungsi – fungsinya, anda tinggal menambahkan peralatan – peralatan yg anda butuhkan diexpansion card ini. Seperti: LAN card, Sound card, Tv turner, Video receiver, Joystick dll. 

12. Slot VGA(AGP)
Slot AGP (Accelerated Graphics Port) digunakan untuk meletakan atau memasang VGA Card / kartu grafis yang ditujukan untuk game 3D atau membuat desain. Letaknya selalu di samping slot PCI. Bagian motherboard ini yang harus diperhatikan apabila anda seorang gamers / desainer.

13. Baterai CMOS
Berfungsi menyimpan pengaturan data & waktu. Ketika komputer dimatikan, maka komputer berhenti menyediakan pasokan daya listrik ke motherboard.Ketika komputer dihidupkan kembali, sistem ini masih berada di waktu yang tepat. Sirkuit elektronik, disebut CMOS (komplementer MetalOxyde Semiconductor kadang-kadang disebut BIOS CMOS), menyimpan beberapa sistem informasi, seperti waktu, sistem tanggal, dan beberapa sistem pengaturan penting. itu sebabnya tanggal pada komputer selalu tepat (sesuai dengan settingan), walaupun komputer dimatikan. Agar dapat menyimpanan tanggal & waktu serta informasi perangkat keras yang terpasang, maka motherboard memerlukan battre CMOS diletakan di bagian motherboard, battre ini sama dengan battre jam berukuran besar.

Back Panel Motherboard
bagian back panel motherboard
 Untuk back panel anda hanya tinggal lihat saja gambar karena sudah sangat jelas setiap port diberi keterangannya.